Rabu, 02 April 2014

Belajar Kreatif, Asyik dan Bermakna*

Makalah ini tidak menguraikan bagaimana metoda belajar kreatif yang asyik dan bermakna secara detail. Di sini diuraikan prinsip fungsi otak dalam abad neurosains yang menjadi sumber ditemukannya metoda cara baca cepat, quantum learning, quantum teaching atau revolution learning. Selanjutnya dapat disaksikan pada penjelasan dengan LCD/OHP.

Alasan Perlunya Metoda Baru
Para ahli psikologi belajar berpendapat bahwa:
a) Manusia sekarang penuh dengan persoalan kompleksitas, sehingga tantangannya berkembang cepat serta semakin rumit teapi pada saat yang bersamaan kebutuhan untuk hidup bahagia lebih sulit diperoleh, bahkan oleh anak-anak sekalipun. Oleh karena itu, jaman ini diperlukan manusia dengan persiapan lebih kompleks tetapi perlu didasari masa kecil yang bahagia, sebelum mereka terjebak oleh penderitaan jaman.
b) Ditemukannya pengetahuan tentang peta otak manusia lebih intensif sebagaimana dinyatakan oleh ilmuwan Amerika bahwa abad ini adalah abad neurosciens, bahkan penelitian otak dua dasawarsa terakhir telah menjungkirbalikkan berbagai teori tentang otak. Sejak Daniel Goleman (1996) meluncurkan tema kecerdasan emosional, kesadaran orang semakin besar akan pentingnya asah emosi, belum lagi reda semburan ide tentang kecerdasan spiritual oleh Danar Zohar dan Ian Marshal (2002) semakin menjadikan manusia modern merasa perlu untuk mengenali struktur biologis otaknya. Apalagi setelah Amerika menyatakan bahwa dekade 1990-2000 adalah termasuk brain era, maka berbagai penelitian tentang strutjtur dan fungsi otak hampir menyamai penelitian tentang kosmologi. Misteri kosmologi hingga kini belum juga terpecahkan, apalagi setelah pesawat Columbia, Chalanger meledak berturut-turut. Rupanya alam kosmologi manusia tengah mengalami penelusuran, dan jejak-jejaknya ditelusuri melalui pemetaan otak yang semakin computerized dengan paduan neurosains modern.
c)      Salah satu tema terpenting dari neurosains akhir-akhir ini adalah adanya noktah yang menjadi lahan subur “rasa ber-Tuhan” yang diberi nama “god spot”. “Kehadiran” Tuhan di otak merupakan suatu hal yang menarik. Bukan saja karena otak adalah CPU (Central Processing Unit)-nya manusia, melainkan juga karena isi dan fungsi otak merupakan pembentuk sejarah hidup pemiliknya maupun sejarah kehidupan itu sediri. Banyak sekali kemampuan yang dinisbahkan kepada otak melebihi yang diberikan pada jantung atau ginjal.
Era Fungsi Neurosains
Ada tiga fungsi yang diperankan oleh otak dan membuatnya berbeda dengan yang lain: (1) fungsi emosi, (2) fungsi rasional – eksploratif atau fungsi kognisi, dan (3) fungsi refleksi.
Fungsi emosi
Fungsi yang pertama ditunjukkan oleh beragam penemuan tetang emotional intelligence (EQ), termasuk penemuan faktor – faktor biologis yang mempengaruhi terjadinya penyakit jiwa; antara lain penemuan psikoneuroimunologi dan pentingnya “keyakinan” dalam menciptakan kodisi biologis tubuh yang baik. Ilmu pengetahuan telah membuktikan bahwa “keyakinan” dapat menjadi salah satu terapi penting dalam meciptakan kodisi tubuh yang seimbang. “Keyakinan untuk sembuh adalah metode penyembuhan itu sendiri”. Keyakinan berhubungan secara timbal balik dengan metabolisme tubuh. Dengan kata lain, optimisme dan positive thinking memberi pengaruh menguntungkan dalam kodisi biologis manusia. Sistem limbik dan amigdala yang terletak di daerah tengah otak merupakan dua komponen yang berperan penting.
Hal yang penting dari fungsi emosional otak adalah munculnya rasa bahagia, senang, gembira dalam setting sosial dan lingkungan. Tanpa kecerdasan yang satu ini manusia tidak akan pernah menjadi manusia sosial yang hidup dengan snejata emosionalnya.
Berdasarkan penelitian para neurosains, fungsi emosional lebih dahulu berkembang daripada fungsi rasional. Oleh karenanya perkembangannya menjadi penting.
Fungsi kognisi
Fungsi kedua ditunjukkan oleh semaraknya penemuan dalam bidang keilmuan yang membuahkan teknologi, dari yang sederhana sampai yang tercanggih. Apa yang disebut Thomas Kuhn (1984) sebagai revolusi paradigma, sesungguhnya adalah aktualisasi dari fungsi eksploratif tersebut. Fungsi rasional – eksploratif sari otak digambarkan secara jelas dan tegas dalam makna harfiah kata berfikir. Kata fikir (dalam bahasa indonesia) itu diambil dari kata fikr yang diubah dari bentuk awal fark. Kata fark itu sediri bermakna, antara lain: (1) mengorek sehingga apa yang dikorek itu muncul, (2) menumbuk sampai hancur, (3) menyikat (pakaian) sehingga kotorannya hilang, dan (4) menggosok hingga bersih. Dari keempat makna yang ditunjukkan oleh kata fark, tampak bahwa berpikir itu menunjukkanpada usaha tak kenal lelah dan keras untuk “menyingkap “, “membuka “ atau “mengeksplorasi” setiap objek yang ada sehingga objek itu dapat dipahami dan ditangkap secara jelas. Dengan demikian, usaha yang dilakukan oleh Democritus dengn teori atom, Nicolaus Copernicus dengan teori heliosentris, Albert Einstein dengan teori relativitas, Rutherford dengan teori proton, Abdussalam dengan teori gabungan gaya elektromagnetik – gaya lemah, Edward Jenner dengan teori vaksinasi, Robert Koch dengan teori linguistik, Sigmund Freud dengan teori psikoanalisis, adalah kegiatan berpikir untuk dapat menyingkap segala sesuatu tentang objek yang ada di alam semesta. Kulit otak merupakan komponen utama untuk fungsi ini.
Fungsi spiritual
Fungsi ketiga mencangkup hal – hal yang bersifat supranatural dan religius, yang menurut beberapa penelitian  “bersumber” dari dalam otak manusia. Kerangka orientasi (seperti agama), sebagaimana ditegaskan oleh Erich Fromm (1994) yang “bersumber” dalam kulit otak (korteks serebri) manusia adalah contoh fungsi refleksi.
Fungsi ini hendak menegaskan bahwa “keberadaan Tuhan“ adalah sesuatu yang sesungguhnya tidak perlu dipermasalahkan. “Keberadaan Tuhan” sedikitnya, ditampakkan dalam kesempurnaan jalinan dan jaringan saraf manusia. Pernyataan ini tidak berarti bahwa “Tuhan” itu direduksi sampai bentuk seluler persarafan manusia atau tingkat terrendah dalam wujud materi sebagaimana diyakini oleh para materialis. Makna “kehadiran Tuhan“ berhubungan erat dengan adanya kesempurnaan tubuh fisik manusia. Kesempurnaan tubuh fisik manusia, antara lain, ditunjukkan oleh adanya setruktur tubuh yang efektif dan fungsional dalam menjamin fungsi – fungsi kehidupan yang penting. Posisi tegak, sistem lokomotorik, dan panca indra adalah tiga contoh kesempurnaan itu.
Zohar dan Marshall memberikan gambaran bagaimana tanda-tanda orang yang memiliki SQ tinggi, yaitu :
1.   Kemampuan bersikap fleksibel (adaptif secara spontan dan aktif)
2.   Tingkat kesadaran yang tinggi
3.   Kemampuan menghadapi dan memanfaatkan penderitaan
4.   Kemampuan untuk menghadapi dan melampaui rasa takut
5.   Kualitas hidup yang diilhami oleh visi dan nilai-nilai
6.   Keengganan untuk menyebabkan kerugian yang tidak perlu
7.   Kecenderungan untuk melihat keterkaitan antara berbagai hal (berpandangan holistik)
8.   Kecenderungan nyata untuk bertanya: “mengapa?” atau “bagaimana jika?” untuk mencari jawaban yang mendasar
9.   Pemimpin yang penuh pengabdian dan bertanggungjawab
Ada dua hal yang diangap penting oleh Danar Zohar dan Marshal, yakni  aspek nilai dan makna sebagai unsur penting dari kecerdasan spiritual, sebagai misal yang dapat dicatat:
·  “SQ adalah kecerdasan untuk menghadapi dan memecahkan masalah makna dan nilai”.
·  ‘SQ adalah kecerdasan untuk menempatkan perilaku dan hidup manusia dalam konteks makna yang lebih luas dan kaya
·  “Kecerdasan untuk menilai bahwa tindakan atau jalan hidup seseorang lebih bermakna dibandingkan dengan yang lain
·  “Kecerdasan ini tidak hanya untuk mengetahui nilai-nilai yang ada, tetapi juga untuk secara kreatif menemukan nilai-nilai baru.

Bagaimana Belajar?
Pada dasarnya anak-anak dapat belajar dengan metoda apa saja. Metoda akan efektif selama ia sesuai dengan fungsi dasar otak: emosional, rasional dan spiritual. Ketiga aspek ini perlu dirangsang sejak dini dengan prinsip seimbang, mudah dan  mungkin.  Setiap fungsi otak memiliki karakteristik tersendiri seperti otak emosional perlu belajar dengan metoda yang membahagiakan karena ia otak primitif yang bersifat hedonis. Otak rasional bersifat kreatif, imajinatif dan  logis. Otak spiritual perlu dirangsang dengan hal-hal yang bersifat memberi makna dan nilai.

Bagaimanakah merancang metoda yang tepat?
Semua metode belum tentu tepat untuk semua anak, dan tidak semua guru dapat menjalankan metoda yang sama dengan kualitas yang sama. Oleh karena itu metoda merupakan hasil dari kematangan belajar sang guru terhadap dirinya sendiri. Metoda yang tepat adalah mencerdaskan diri pendidik, sehingga selalu terjadi proses kreativitas guru yang dapat menstimulasi peserta didik. Proses yang tepat adalah belajar dari prinsip-prinsip pembelajaran yang berbasis neurosains mutakhir dengan terus meyakini ada sisi gelap “penciptaan” yang dimensinya  adalah kekuatan do’a dan raihan hidayah.
Lebih jauh karena keterbatasan ruang, dapat dilihat pada tayangan OHP/LCD.
Kesimpulan
Berdasarkan uraian di atas dapat disarikan dalam tabel berikut:
Fungsi
Emosional
Rasional
Spiritual
Ciri umum
Cerdas secara emosi, mampu mandiri, komunikasi, memimpin, adaptasi, humoris, dan membangun relasi
Cerdas secara intelektual: pandai dalam merumuskan, menganalisa, memutuskan dengan pendekatan kuantitatif dan logis
Cerdas secara nurani: mampu memberi makna, transendensi diri, mengambil hikmah, keshalehan, bermoral dan mengatasi kesulitan dengan para logis dan metafisik.

Daftar Pustaka

Dryden Gordon, Vos Jeannette, 1999, The Learning Revolution: To Change the way the world Learns. New Zealand: The Learning web
Goleman, Daniel, 1996, Emotional Intelligence, Jakarta:Gramedia.
Pasiak, Taufik,  2002, Revolusi  IQ, EQ, SQ antara Neurosains dan Al Quran, Bandung: Mizan
Tasmara, Toto, (2001)  “Kecerdasan Ruhaniyah” (Transcendental Intelligence), Gema Insani Press, Jakarta.
Zohar, Danah dan Ian Marshall, 2000, SQ: Spiritual Quotient, The Ultimate Intelligence, London. (Edisi Indonesia diterjemahakan oleh Rahmani Astuti dkk, Mizan, Bandung)
amaduq01.files.wordpress.com/2008/04/belajar-kreatif2.doc

Regenerasi Pemuda Harapan Bangsa

Bangsa Indonesia adalah bangsa besar dengan pluralitas suku, budaya, dan agama. Konon, selalu didengung-dengungkan bahwa ujung tombak perjuangan dan masa depan bangsa ini terletak pada pemuda sebagai harapan bangsa. Bukan berniat melemahkan, namun keadaan nyata menunjukkan perilaku segelintir pemuda malah membawa rasa pesimistik di antara pemuda itu sendiri. Oknum tersebut, misalnya, tergabung dalam geng motor yang selalu membawa aksi brutal, pelaku tindakan kriminal, dan lain-lain.
Di kalangan mahasiswa dikenal beragam “tipe” pemuda. Mulai akademisi, aktivis, maupun keduanya, atau bahkan bukan keduanya alias pemuda apatis. Berkaitan dengan hal tersebut, pemuda harapan bangsa selalu dikacaukan dengan beberapa hal, misalnya ditemukannya kasus-kasus perilaku seks bebas, aksi anarkis, kekerasan dalam orientasi, hingga pemahaman keagamaan yang keliru yang cenderung berimbas pada radikalisme dan fundamentalime tak bertanggung jawab.
Menyikapi hal tersebut, maka semestinya yang ditanamkan lagi dalam jiwa pemuda adalah nasionalisme yang sejatinya sudah dikenalkan dan diajarkan semenjak dini. Beberapa hal yang dapat ditanamkan adalah sebagai berikut.
Pertama, menjunjung tinggi nilai-nilai pengorbanan para pahlawan yang telah berjuang membebaskan bangsa dari belenggu imperialisme. Sehingga muncul empati dan rasa takut direbutnya harkat dan martabat bangsa. Kedua, aktif dalam segala jenis kegiatan yang berkontribusi pada pengembangan dan pembangunan mental intelektual bangsa. Ketiga, menjaga daya pikir kritis atas terbukanya informasi-informasi mengenai pemahaman keagamaan radikal dan fundamental. Keempat, senantiasa menyaring dan mewaspadai arus kebudayaan asing yang muncul dan semakin mudah diakses dari segala jenis media.
Atas Nama Agama
Salah satu yang marak muncul di kalangan mahasiswa sehingga terkikisnya rasa cinta pada bangsa sendiri adalah pemahaman (atas nama) agama. Tersebarnya pemahaman tersebut muncul dari gerakan-gerakan perkumpulan mahasiswa baik yang nampak maupun under ground.  Tanpa bermaksud menuduh bahkan menganggap keliru, melainkan pemuda yang bergelut di dunia kampus semestinya lebih memiliki ketahan diri dan daya pikir yang kritis sehingga tidak mudah mencerna informasi yang didapat.
Menurut hemat saya, agama manapun mengajarkan cinta pada pemimpin dan negara sendiri. Permasalahan seperti apa sosok dan model pemimpin dan kepemimpinan itu hal yang lumrah apabil terjadi perbedaan pendapat. Akan tetapi, saat ini krisis nasionalisme muncul dalam bentuk pengharaman nasionalisme itu sendiri. Menyedihkan, saat rakyat Indonesia sendiri tidak lagi bangga menjadi bagian dari Indonesia bahkan mengecap keberadaan negaranya itu sebagai negara yang “kafir” atau stigma negatif lainnya.
Lebih parah lagi, ditemukannya kasus gerakan underground yang memiliki tujuan mendirikan negara sendiri yang berlabel agama tertentu. Hal ini bukanlah rahasia dan terkesan sudah on the ground. Pemahaman ini bahkan dituding sebagai aliran sesat walaupun masih menjamur di sekitar kita. Tak disangkal, pemikiran ini menggerus kebanggan beridentitas sebagai bangsa Indonesia dan lama-lama meresahkan apabila pemuda segala tidak menyadarkan diri.
Ketidakpuasan
Terlepas dari dua hal di atas, terkikisnya nasionalisme dapat pula diakibatkan ketidakpuasan pada para petinggi dan pemimpin bangsa ini. Bukan sebuah rahasia, apabila masyarakat saat ini belum menemukan sosok pemimpin ideal yang benar-benar layak dibanggakan. Hal tersebut dipicu beberapa hal, seperti minimnya keteladanan, kebijakan-kebijakan pemimpin yang dinilai menyakiti rakyat, bahkan praktik-praktik tidak berperikemanusiaan yang dilakukan para oknum petinggi dan pemimpin. Hal tersebut seolah-olah mengisyarakatkan idealisme pemuda telah mati oleh banyak faktor, terutama kekuasaan dan uang.
Melihat realitas seperti itu, para pemuda ayo bangkit dari rasa pesimistik! Nasionalisme tak seharusnya pudar dengan beragam alasan tersebut. Karena apabila para pemuda membenahi kekurangan dan mengasah kekompakkan untuk membentengi diri dari hal-hal yang negatif seperti yang telah disebutkan dan berani berkata tidak untuk meneladani oknum-oknum yang telah disebut di atas, maka akan tercipta pemuda harapan bangsa. Dengan demikian, terjadi regenerasi dari pemimpin minim teladan menjadi bangsa dengan kepemimpinan pemuda ideal.
salam
chaling

PCA (Pemburu Cinta Allah)



Engkau bebas merdeka dari segala sesuatu yang tidak engkau butuhkan dan engkau tetap menjadi hamba kepada yang engkau harapkan (inginkan).
(Imam Ibnu Atha'ilah)
Keinginan itu karunia Allah yang mahal harganya. Tanpa keinginan, kita tidak akan memiliki semangat. Tanpa semangat, kita tidak akan pernah sukses menjalani hidup. Mengapa Allah Azza wa Jalla menciptakan keinginan?
Sebenarnya, Allah Mahatahu keinginan kita. Bahkan apa yang Allah karuniakan jauh lebih banyak daripada yang kita inginkan, tanpa diminta pula. Allah menciptakan keinginan, hakikatnya adalah untuk menguji kita.
Apakah dengan keinginan tersebut kita akan semakin dekat dengan Allah, atau semakin jauh. Di sinilah pentingnya memenej keinginan. Alih-alih mendatangkan kebaikan, keinginan nafsu yang selalu diperturutkan malah akan menghancurkan.
Saudaraku, sebaik-baik keinginan adalah yang disukai Allah. Inginnya saja sudah berpahala, ikhtiar untuk mendapatkannya menjadi amal saleh, dan saat mendapatkannya menjadi keuntungan. Tidak akan pernah rugi orang yang menjadikan Allah sebagai orientasi keinginannya.
Karena itu, syarat utama agar keinginan membawa kebaikan dunia akhirat adalah mencocokkan keinginan kita dengan kehendak Allah. Setiap kali memiliki keinginan, bertanyalah selalu, apakah keinginan ini cocok tidak dengan kehendak Allah? Kalau cocok lanjutkan. Kalau tidak hentikan.
Ternyata keinginan saja tidak cukup. Perlu dibuat lebih detail agar tidak melenceng dari jalan Allah dan kita pun lebih fokus menggapainya.
Misal, kita ingin memiliki perusahaan. Itu baik, namun perusahaan apa?
Perusahaan penerbitan majalah. Itu juga baik, namun majalah apa? Ada banyak pilihan, ada majalah Islami, ada majalah olahraga, ada majalah pendidikan, ada majalah hiburan, ada pula majalah porno. Di sini keimanan kita uji, apakah akan memperturutkan hawa nafsu ataukah menyelaraskan dengan kehendak Allah.
Setelah keinginan (niat) kita lurus di jalan Allah, langkah selanjutnya adalah mengoptimalkan potensi diri untuk menggapai keinginan tersebut.
Lakukan ikhtiar sebaik mungkin dengan landasan 5 AS, yaitu 
  1. kerja kerAS, 
  2. kerja cerdAS, 
  3. kerja tuntAS, dan 
  4. kerja ikhlAS, sehingga 
  5. karya kita berkualitAS. 
Setelah itu barulah kita bertawakal kepada Allah. Serahkan hasil ikhtiar kita kepada Allah sepenuhnya. Jadi, luruskan niat, optimalkan ikhtiar dan bulatkan hati kepada Allah. Insya Allah, keinginan tersebut akan membawa nilai tambah dunia akhirat.
Saudaraku, Aa kadang berpikir, mengapa sebagian misionaris demikian tangguh menyebarkan agamanya. Mereka sanggup hidup berbulan-bulan di hutan dengan fasilitas seadanya. Mendatangi suku-suku terasing atau memasuki tempat-tempat kumuh.
Ternyata, kekuatan mereka terletak pada "keinginan" untuk mengabdi kepada Tuhannya. Prinsip mereka, "Apa yang telah saya lakukan untuk Allah; apa yang tengah kita lakukan untuk Allah; dan apa yang akan kita lakukan untuk Allah". Inilah kekuatan luar biasa. Kekuatan yang bisa menjadikan orang lemah menjadi kuat, orang takut menjadi berani.
Kita, tampaknya, harus mulai mengevaluasi diri. Jangan-jangan amal yang kita lakukan tidak dilakukan karena Allah, namun karena nafsu. Sehingga apa yang kita lakukan kurang berbekas. Yang tak kalah penting, mulailah memenej keinginan. Jangan terlalu banyak keinginan. Cukup satu saja:
"Ingin dicintai Allah". Jadilah orang dengan predikat PCA (Pemburu Cinta Allah).
Bagaimana caranya? Kejar dan lakukan amal-amal yang disukai Allah. Sebab, semakin kita bersungguh-sungguh mendekat kepada Allah, maka Allahakan lebih bersungguh-sungguh lagi dekat dengan kita. Allah sesuai prasangka hamba-Nya. Allah mencintai Mukmin penyayang, maka jadilah manusia yang penuh kasih sayang. Allah mencintai shalat berjamaah di masjid, maka kejarlah shalat tepat waktu di masjid. Allah mencintai orang dermawan, maka berjuanglah untuk menjadi orang dermawan. Wallaahu a'lam. 
salam 
chaling....

7 Manfaat Do’a

7 Manfaat Do’a


Saudaraku … do’a itu memiliki banyak sekali fadhilah atau keutamaan. Berikut beberapa di antaranya:

Pertama: Do’a adalah ibadah dan salah satu bentuk ketaatan kepada Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
الدُّعَاءُ هُوَ الْعِبَادَةُ
Do’a adalah ibadah.” (HR. Abu Daud no. 1479, At Tirmidzi no. 2969, Ibnu Majah no. 3828 dan Ahmad 4/267; dari An Nu’man bin Basyir)
Kedua: Do’a adalah sebab untuk mencegah bala’ bencana.
Ketiga: Do’a itu amat bermanfaat dengan izin Allah. Manfaat do’a ada dalam tiga keadaan sebagaimana yang disebutkan dalam hadits berikut,
« ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ »
Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi (antar kerabat, pen) melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata, “Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian.” (HR. Ahmad 3/18, dari Abu Sa’id. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanadnya jayyid)
Keempat:  Do’a adalah sebab kuat dan semakin mendapatkan pertolongan menghadapi musuh.
Kelima: Do’a merupakan bukti benarnya iman dan pengenalan seseorang pada Allah baik dalam rububiyah, uluhiyah maupun nama dan sifat-Nya. Do’a seorang manusia kepada Rabbnya menunjukkan bahwa ia yakini Allah itu ada dan Allah itu Maha Ghoni (Maha Mencukupi), Maha Melihat, Maha Mulia, Maha Pengasih, Maha Mampu, Rabb yang berhak diibadahi semata tidak pada selainnya.
Keenam: Do’a menunjukkan bukti benarnya tawakkal seseorang kepada Allah Ta’ala. Karena seorang yang berdo’a ketika berdo’a, ia berarti meminta tolong pada Allah. Ia pun berarti menyerahkan urusannya kepada Allah semata tidak pada selain-Nya.
Ketujuh: Do’a adalah sebagai peredam murka Allah. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
مَنْ لَمْ يَسْأَلِ اللَّهَ يَغْضَبْ عَلَيْهِ
Barangsiapa yang tidak meminta pada Allah, maka Allah akan murka padanya.” (HR. Tirmidzi no. 3373. Syaikh Al Albani mengatakan  bahwa hadits ini hasan)
Semoga faedah ilmu ini memberikan kita motivasi untuk terus berdo’a dan banyak memohon pada Allah. Setiap do’a pasti bermanfaat. Setiap do’a pasti akan diberi yang terbaik oleh Allah menurut-Nya. Jadi jangan putus untuk terus memohon.
Semoga sajian singkat di malam ini bermanfaat.

73 Manfaat Dzikir Bagi Manusia



Dzikir atau mengucapkan kata-kata pujian yang mengingat kebesaran Allah SWT, adalah amalan istimewa Nabi Muhammad SAW dan para sahabatnya. Dzikir merupakan media yang membuat kehidupan Nabi dan para sahabat benar-benar hidup.
Ibnu al-Qoyyim Rahimahullah mengatakan bahwa dzikir memiliki tujuh puluh tiga manfaat yaitu:
  1. Mengusir setan dan menjadikannya kecewa.
  2. Membuat Allah ridah.
  3. Menghilangkan rasa sedih,dan gelisah dari hati manusia.
  4. Membahagiakan dan melapangkan hati.
  5. Menguatkan hati dan badan.
  6. Menyinari wajah dan hati.
  7. Membuka lahan rezeki.
  8. Menghiasi orang yang berdzikir dengan pakaian kewibawaan, disenangi dan dicintai manusia.
  9. Melahirkan kecintaan.
  10. Mengangkat manusia ke maqam ihsan.
  11. Melahirkan inabah, ingin kembali kepada Allah.
  12. Orang yang berdzikir dekat dengan Allah.
  13. Pembuka semua pintu ilmu.
  14. Membantu seseorang merasakan kebesaran Allah.
  15. Menjadikan seorang hamba disebut disisi Allah.
  16. Menghidupkan hati.
  17. Menjadi makanan hati dan ruh.
  18. Membersihkan hati dari kotoran.
  19. Membersihkan dosa.
  20. Membuat jiwa dekat dengan Allah.
  21. Menolong hamba saat kesepian.
  22. Suara orang yang berdzikir dikenal di langit tertinggi.
  23. Penyelamat dari azab Allah.
  24. Menghadirkan ketenangan.
  25. Menjaga lidah dari perkataan yang dilarang.
  26. Majlis dzikir adalah majlis malaikat.
  27. Mendapatkan berkah Allah dimana saja.
  28. Tidak akan merugi dan menyesal di hari kiamat.
  29. Berada dibawah naungan Allah dihari kiamat.
  30. Mendapat pemberian yang paling berharga.
  31. Dzikir adalah ibadah yang paling afdhal.
  32. Dzikir adalah bunga dan pohon surga.
  33. Mendapat kebaikan dan anugerah yang tak terhingga.
  34. Tidak akan lalai terhadap diri dan Allah pun tidak melalaikannya.
  35. Dalam dzikir tersimpan kenikmatan surga dunia.
  36. Mendahului seorang hamba dalam segala situasi dan kondisi.
  37. Dzikir adalah cahaya di dunia dan ahirat.
  38. Dzikir sebagai pintu menuju Allah.
  39. Dzikir merupakan sumber kekuatan qalbu dan kemuliaan jiwa.
  40. Dzikir merupakan penyatu hati orang beriman dan pemecah hati musuh Allah.
  41. Mendekatkan kepada ahirat dan menjauhkan dari dunia.
  42. Menjadikan hati selalu terjaga.
  43. Dzikir adalah pohon ma’rifat dan pola hidup orang shalih.
  44. Pahala berdzikir sama dengan berinfak dan berjihad dijalan Allah.
  45. Dzikir adalah pangkal kesyukuran.
  46. Mendekatkan jiwa seorang hamba kepada Allah.
  47. Melembutkan hati.
  48. Menjadi obat hati.
  49. Dzikir sebagai modal dasar untuk mencintai Allah.
  50. Mendatangkan nikmat dan menolak bala.
  51. Allah dan Malaikatnya mengucapkan shalawat kepada pedzikir.
  52. Majlis dzikir adalah taman surga.
  53. Allah membanggakan para pedzikir kepada para malaikat.
  54. Orang yang berdzikir masuk surga dalam keadaan tersenyum.
  55. Dzikir adalah tujuan prioritas dari kewajiban beribadah.
  56. Semua kebaikan ada dalam dzikir.
  57. Melanggengkan dzikir dapat mengganti ibadah tathawwu’.
  58. Dzikir menolong untuk berbuat amal ketaatan.
  59. Menghilangkan rasa berat dan mempermudah yang susah.
  60. Menghilangkan rasa takut dan menimbulkan ketenangan jiwa.
  61. Memberikan kekuatan jasad.
  62. Menolak kefakiran.
  63. Pedzikir merupakan orang yang pertama bertemu dengan Allah.
  64. Pedzikir tidak akan dibangkitkan bersama para pendusta.
  65. Dengan dzikir rumah-rumah surga dibangun, dan kebun-kebun surga ditanami tumbuhan dzikir.
  66. Penghalang antara hamba dan jahannam.
  67. Malaikat memintakan ampun bagi orang yang berdzikir.
  68. Pegunungan dan hamparan bumi bergembira dengan adanya orang yang berdzikir.
  69. Membersihkan sifat munafik.
  70. Memberikan kenikmatan tak tertandingi.
  71. Wajah pedzikir paling cerah didunia dan bersinar di ahirat.
  72. Dzikir menambah saksi bagi seorang hamba di ahirat.
  73. Memalingkan seseorang dari membincangkan kebathilan.
Sungguh luar biasa manfaatnya…. tetapi orang tidak akan yakin dengan manfaat-manfaat diatas kecuali yang telah merasakan dan menikmatinya….. Mari kita coba memulainya dari sekarang

salam ..chaling 

Cara Mendapatkan 1000 Kebaikan Dalam Sehari

manfaat dzikir, dzikir, dzikrullahBeberapa jam yang lalu saya mendapatkan pesan Broadcast Message dari seorang kawan, isinya tentang manfaat dzikir.
Setidaknya ada beberapa manfaat dzikir kepada Allah atau Dzikrullah yang diuraikan Ibnu Qoyyim.
Antara lain:
  1. Menghidupkan hati.
  2. Mengusir setan.
  3. Mengalahkan tipu daya setan.
  4. Memberikan ridha Allah.
  5. Menghilangkan rasa gelisah.
  6. Menanamkan bahagia.
  7. Membuat cahaya dalam hati dan wajah.
  8. Menjadi dekat kepada Allah.
  9. Dan sebagainya …
Dengarkan satu saja, manfaat dzikir yang disampaikan Rasulullah, ketika Ia bertanya kepada para sahabat, “Apakah diantara kalian tidak ada yg mampu mendapatkan 1000 kebaikan dalam satu hari?”
Para sahabat menjawab, “Bagaimana kami mendapatkan kebaikan sebanyak itu ya Rasulullah?”
Rasul menjawab, “Bertasbihlah 100 kali setiap hari, maka itu akan mendatangkan 1000 kebaikan atau akan menghapuskan 1000 kesalahan yang dilakukan”. (HR. Muslim)

Manfaat Dzikir Bagi Pengusaha

Sebagai seseorang yang sedang merintis usaha, menurut saya sangat penting bagi kita untuk senantiasa mengingat Allah, sang Maha Pencipta dan Maha Memiliki segala sesuatunya di dunia ini.
Dulu pernah ketika di awal-awal memulai usaha, saya pernah mengalami masa-masa dimana order tak kunjung tiba. Hari demi hari saya lalui dengan rasa putus asa. Mau berhenti atau terus.
Mirip seperti lagu atau sinetron di televisi. Segala sesuatu rasa-rasanya serba dilema.
Sebagai manusia, kita memang diberi kemampuan oleh Allah untuk mengolah pikiran supaya berkreasi sesuai dengan minat kita. Nah, namun apa daya ketika kreasi kita tersebut belum juga mendatangkan hasil?
Bagi saya, setelah semua usaha dan doa kita panjatkan, kembalikan saja ke Allah. Sabar dan syukur adalah kuncinya.
Dan dzikir kepada Allah adalah salah satu media untuk menuju sabar dan syukur tersebut.
Kalau nggak sama Allah terus ke siapa lagi coba? Hmm …
Saya pernah mengikuti salah satu kajian Ustadz Yusuf Mansur tentang dzikir pembuka rizki. Salah satunya adalah Yaa Fattahu – Yaa Rozzaqu, yang artinya Yang Maha Membuka dan Yang Maha Memberi Rizki.
Lebih lengkapnya:
Allohumma yaa fattahu yaa rozzaqu, hawwil haalana ilaa ahsanil haal.
Artinya: Yaa Allah yang Maha Membuka dan Maha Memberi Rizki, baikanlah keadaan hamba ini ke keadaan yang lebih baik.
Dan sampai saat ini saya masih membacanya baik sehabis sholat ataupun disaat senggang. Alhamdulillah, manfaatnya besar, baik dikala sulit maupun pas sedang berkecukupan.
Oia, tambahi juga dengan bacaan sholawat dan istighfar, juga laa haulaa walaa quwwata illa billahi. Insya Alloh sesulit apapun keadaan kita, seseret apapun keuangan kita, Allah akan kasih jalan.
Baiklah saudara, sampai di sini dulu. Semoga tips cara mendapatkan 1000 kebaikan dalam sehari ini bermanfaat.

Rabu, 26 Maret 2014

Menghargai Waktu

Setiap manusia hidup di atas ruang bernama bumi, dalam durasi waktu bernama masa hidup. Karena itu sungguh setiap kita adalah pengguna waktu. Tiada satu detik pun yang berlalu dari hadapan kita, dapat kita kembalikan. Maka kesadaran bahwa waktu sangat berharga, sungguh penting untuk selalu kita lekatkan dalam benak kita.
Waktu sebagai aset utama manusia, kadang juga berperilaku seperti seorang wasit. Cara Anda menggunakan waktu Anda, menentukan standar hidup Anda. Kita bisa dengan mudah menemukan 2 pribadi yang hidup dalam jumlah usia yang sama, tapi dipisahkan oleh jarak prestasi yang jauh berbeda. Pribadi yang satu berprestasi di atas rata-rata, melebihi lainnya.
Wajar jika lama usia hidup kita, tidak lebih penting dari penggunaan waktu kita secara: efektif, produktif, dan kontributif.
Mulai saat ini, berfokuslah untuk menyelesaikan aktivitas yang hanya memberikan kontribusi tertinggi bagi hidup Anda. Mulailah setiap hari dengan sebuah daftar. Anda tahu, waktu terbaik untuk membuat daftar pekerjaan adalah malam hari sebelumnya. Tulislah setiap hal yang harus Anda selesaikan keesokan hari. Ingat: Jangan pernah bekerja tanpa daftar.
Untuk mempermudah kita berlatih kebiasaan efektif harian, di bawah ini 7 kiat praktis yang saya sarikan dari konsultan ternama dunia, Ivy Lee.
#1 Tulislah 5 pekerjaan yang paling menentukan kesuksesan hidup Anda bila Anda bisa menyelesaikan pekerjaan itu, hari ini juga. Tidak peduli seberat apa pun pekerjaan itu.
#2 Urutkan dan beri nomer kelima pekerjaan itu dari atas ke bawah, berdasarkan dampak dan prioritas yang ditimbulkannya bagi kemajuan hidup Anda.
#3 Begitu Anda sampai di lokasi kerja esok hari, segera ambil daftar itu dan kerjakan pekerjaan pertama. Fokuskan perhatian dan energi yang Anda miliki untuk dapat menyelesaikannya sebaik dan secepat mungkin. Usahakan Anda tidak terganggu oleh interupsi (jadwal meeting, telepon, sms, email) yang tidak penting -yang hanya akan mengganggu konsentrasi dan energi Anda. Mintalah bantuan sekretaris atau orang kepercayaan Anda untuk mengatur hal tersebut.
#4 Jangan pernah mengerjakan pekerjaan berikutnya sebelum pekerjaan sebelumnya selesai, bahkan jika pekerjaan tersebut menyita waktu Anda seharian, seminggu penuh, atau bahkan lebih. Oh iya, Anda dapat menggunakan semua sumber daya yang ada, untuk membantu Anda menyelesaikan pekerjaan itu secepatnya.
#5 Setelah pekerjaan dengan prioritas pertama selesai, kerjakan pekerjaan kedua dengan pola kerja yang sama. Dan ulangi terus sampai 5 pekerjaan itu betul-betul dapat Anda selesaikan secepatnya.
#6 Setiap kali Anda selesai melakukan daftar pekerjaan tersebut, segera masukkan 5 pekerjaan terpenting berikutnya bagi hidup Anda sebagai PR baru Anda keesokan harinya.
#7 Mintalah semua orang di posisi kunci dalam lingkungan terdekat Anda (karier, keluarga) untuk melakukan hal serupa.
Inti dari pelajaran ini ialah memfokuskan energi terkuat Anda untuk tantangan terbesar dalam hidup, setiap hari.
Ketika satu tantangan terbesar dapat Anda selesaikan secepat mungkin, maka satu penghalang terbesar bagi kemajuan hidup Anda akan segera lenyap. Dengannya, Anda dapat naik kelas sesegera mungkin. Semoga!

chaling

Senin, 24 Maret 2014

Trend Kecantikan yang Haram

Demam Korea (Korean Wave/K-Wave) atau Hallyu Wave, berhasil menyapu bersih seantero bumi tanpa pandang bulu, baik pria-wanita, tua-muda, kaya-miskin, negara maju-dunia ketiga, termasuk Indonesia.  K-pop, K-drama, K-style menjadi trend, bukan cuma di kawasan kota besar, tapi juga menular sampai ke pelosok daerah.  Keluarga muslim pun terancam terjangkit demam Korea.

Keluarga muslim harus mewaspadai adanya unsur negatif dari budaya asing ini.  Terutama hoby operasi plastik (oplas) untuk mendapatkan kecantikan sempurna dalam waktu singkat.  Berdasarkan data dari departemen kesehatan Korea Selatan (Korsel),  hampir 99% artis dan 65% wanita biasa melakukan oplas.

Standar kecantikan Korea adalah standar kecantikan ala barat/kecantikan boneka, yaitu bentuk wajah V-line, mata besar almond, hidung lancip mancung, serta dahi yang bervolume dan tinggi.  Trend ini sangat menjamur.  Bahkan timbul opini: “mending miskin daripada jelek”, “kecantikan itu bukan diturunkan tapi diciptakan”, bahkan “orang yang rupawan lebih banyak dapat kesempatan kerja dibanding orang jelek/biasa”.

Kaum muslimin harus bersikap kritis, tidak boleh begitu saja menjiplak gaya hidup mereka. Jika tidak, maka tak lama lagi oplas akan menjadi trend kecantikan di negeri ini.  Bagaimanakah oplas menurut pandangan Islam?
Fakta Oplas di Korsel

Budaya oplas banyak menimbulkan dampak negatif.  Seseorang hanya dinilai dari fisiknya saja.  Kebaikan hati, kecerdasan, apalagi ketakwaan seolah tidak ada artinya.  Wanita Korsel terkenal akan kesombongannya.  Mereka merendahkan wanita pendatang yang dianggap memiliki wajah pas-pasan.

Banyak tekanan yang selalu menyoroti fisik wanita pendatang. Akibatnya, ada pengajar yang rela kelaparan agar berat badannya turun dan tidak dihina lagi. Ia sampai kekurangan nutrisi dan tubuhnya menggigil. Dalam keadaan seperti itu, muridnya justru memberikan selebaran iklan oplas. 

Para pendatang kesulitan mencari kosmetik yang cocok bagi mereka.  Karena mayoritas penduduk telah melakukan oplas, akibatnya kebutuhan kosmetik mereka hampir sama.
Kekacauan oplas menciptakan wajah-wajah yang sama. 20 finalis kontes kecantikan Korsel tahun ini berwajah mirip, seperti hasil kloning.  Mereka memiliki bentuk mata, hidung, dan rahang yang hampir serupa. Tak ada lagi kecantikan yang khas dari mereka.  Begitu juga dengan artis pria. Jika diperhatikan dengan seksama, ternyata ada 15 artis pria Korsel yang berwajah mirip.

Kecantikan hasil karya oplas memang sempurna, tetapi menghilangkan individualitas dan keunikan. Cantik tak lagi bersifat relatif.  Padahal tanpa oplas, kerupawanan itu sangat beragam dan mudah dibedakan.

Kemudahan oplas membuat banyak wanita Korsel tidak lagi memiliki kecantikan alami. Wanita-wanita tua sering mengeluh tentang gadis muda mereka yang tidak lagi terlihat seperti gadis Korea. 

Voucher oplas telah menjadi investasi masa depan bagi masyarakat Korea, sehingga kedudukannya sama seperti menabung untuk pendidikan di masa depan. Tanpa peduli risiko kesehatan di masa depan, anak-anak sudah dibiasakan menjalani permak wajah dan tubuh sejak kecil. 

Cantik dengan oplas telah menjadi obsesi masyarakat Korea. Secara psikologis, keinginan untuk mempercantik diri ini tak bisa menemui titik kepuasan. Seperti Han Mioku yang terobsesi dengan oplas sejak operasi pertamanya pada usia 28 tahun.  Han terus berusaha menyempurnakan kecantikannya, hingga dokter harus menolak menyuntikkan silikon pada wajahnya dengan alasan kesehatan.  Mantan model ini pun nekat menyuntik wajahnya sendiri dengan silikon illegal dan minyak goreng. Wajah Han pun rusak dan tak bisa kembali seperti semula.

Oplas tidak bisa menurunkan DNA kerupawanan kepada anaknya.  Di China, seorang suami menyeret istrinya ke pengadilan karena memiliki anak yang jelek. Padahal, tujuan suami menikahi isterinya yang cantik itu adalah untuk mendapatkan keturunan yang rupawan.  Akhirnya, istrinya mengaku telah menghabiskan sekitar £ 62.000 untuk oplas di Korsel, yang berhasil mengubah penampilannya secara drastis. Dia menyudahi oplas sebelum bertemu dengan suaminya, dan dia tidak pernah bercerita tentang hal itu setelah mereka bertemu. 

Hukum Oplas dalam Islam

Oplas (jirahah at-tajmil) adalah operasi bedah untuk memperbaiki penampilan satu anggota tubuh yang nampak, atau untuk memperbaiki fungsinya ketika anggota tubuh itu berkurang, hilang/lepas, atau rusak.

Oplas ada dua macam.  Pertama, oplas tanpa ada unsur kesengajaan untuk pengobatan dari aib (cacat) yang ada di badan.  Baik karena cacat dari lahir (bawaan) (bibir sumbing, jari tangan atau kaki yang berlebih), atau penyakit yang bisa merubah sebagian anggota badan (lepra/kusta, TBC, luka bakar pada wajah akibat siraman air panas). Walaupun hasilnya nanti bisa menjadi lebih indah dari sebelumnya, hukumnya mubah.

Nabi Saw bersabda, “Tidaklah Allah Swt. menurunkan wabah/penyakit kecuali Allah Swt. juga menurunkan obat penawarnya” (H.R. Bukhari).  Ada beberapa orang Arab bertanya kepada Rasulullah Saw.: ”Wahai Rasulullah, apakah kami harus mengobati (penyakit kami), Rasulullah menjawab, “Obatilah. Wahai hamba-hamba Allah lekaslah kalian berobat, karena sesungguhnya Allah tidak menurunkan satu penyakit, kecuali diturunkan pula obat penawarnya.   Kecuali satu yang tidak bisa diobati lagi”, mereka pun bertanya,”Apakah itu wahai Rasul?”, Rasulullah menjawab, “Penyakit Tua” (H.R At-Turmudzi).

Oplas bisa menjadi wajib hukumnya, jika menyebabkan kematian. Allah Swt. berfirman, “dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan”  (Q.S Al-Baqarah: 195). “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil, kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu. dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu” (Q.S An-Nisaa’: 29).

Kedua, oplas yang dilakukan dengan sengaja. Yaitu bukan karena penyakit bawaan atau kecelakaan, tetapi atas keinginan sendiri untuk menambah keindahan dan mempercantik diri. Terdapat unsur pemalsuan dan penipuan yang haram hukumnya.  Negatifnya lebih banyak dari manfaatnya dan bahaya yang akan terjadi sangat besar.  Jika operasi itu gagal, bisa menyebabkan kerusakan anggota badan bahkan kematian.
Contohnya, oplas anggota badan (telinga, mata, alis, bibir, dahi, pipi, dagu, hidung, perut, payudara, bokong), dengan cara ditambah, dikurang atau dibuang, supaya terlihat cantik. Atau oplas supaya menjadi lebih muda dari usia yang sebenarnya, dengan cara menarik kerutan di wajah, lengan, pantat, tangan, atau alis. 

Allah berfirman, “Allah telah melaknatnya.  Setan berkata, “Sungguh akan kutarik bagian yang ditentukan dari hamba-hambaMu, dan sungguh akan kusesatkan mereka, dan akan kubangkitkan angan-angan kosong mereka, dan aku suruh mereka memotong telinga binatang ternak lalu mereka benar-benar memotongnya, dan aku akan suruh mereka (merubah ciptaan Allah), lalu mereka benar-benar merubahnya. dan barangsiapa yang menjadikan setan sebagai pelindung maka sungguh dia telah merugi dengan kerugian yang nyata”  (Q.S An-Nisaa’:118-119).

Rasulullah bersabda: ”Allah melaknat wanita-wanita yang mentato dan yang meminta untuk ditatokan, yang mencukur (menipiskan) alis dan yang meminta dicukur, yang mengikir gigi supaya kelihatan cantik dan merubah ciptaan Allah.” (H.R Bukhari).
Dari Asma ra, bahwa ada seorang perempuan yang mendatangi Rasulullah Saw dan berkata, ”Wahai Rasululllah, dua orang anak perempuan ku akan menjadi pengantin, akan tetapi ia mengadu kepadaku bahwa rambutnya rontok, apakah berdosa jika aku sambung rambutnya?”, maka Rasulullah pun menjawab, “Sesungguhnya Allah melaknat perempuan yang menyambung atau minta disambungkan (rambutnya).” Sekarang disebut konde atau wig.

Kesimpulan

Oplas untuk mempercantik diri hukumnya haram.  Keluarga muslim banyak bersyukur terhadap ciptaan Allah Swt.  Allah Swt berfirman:  “Sungguh, Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya “ (QS At Tin: 4).

Keluarga muslim berlomba-lomba meningkatkan ketaqwaan, bukan kecantikan.  Allah berfirman: “Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu”. (QS Al-Hujarat: 13).

CHALING..
dari berbagai sumber

Aku Ingin Membunuhnya...

Bagai cerita fiksi, dunia tak pernah berhenti untuk sakiti sesama, dunia ini terlalu asyik dengan dirinya sendiri. Aku merasa asing di dunia ini. Terlalu banyak pemimpin yang gila hormat. Kadang aku bertanya, masih adakah Kasih?

Sebab aku melihat betapa hasrat setiap orang untuk berselisih menggebu-gebu, betapa perseteruan menjadi tontonan yang menarik sehingga sinetron begitu laris, malah dengan bangganya sesama wanita mempertontonkan kehebatan jambak-jambakan. Masih adakah kasih di antara anak manusia, sehingga seorang suami begitu mudah menampar bahkan membunuh anak dan istrinya? Betapa bangga kita memperlihatkan pesta pora yang dibiayai dari hasil korupsi.

Sudah kemanakah kesetiaan, sampai begitu banyak anak manusia yang mempertontonkan perselingkuhan? Kita luput mengucapkan doa damai sejahtera bagi sesama kita dan sukacita kita melebihi ucapan syukur yang kita miliki. Tak elok rasanya jika setiap anak manusia menonjolkan kedengkian satu sama lain.

Habis sudah kesabaran kita menghadapi rumitnya roda kehidupan dan kita tak pernah mengandalkan Tuhan!

Serupa mafioso, aku ingin membunuh beberapa perilaku dunia agar dunia ini tidak asing bagi aku. Inilah daftar yang ingin aku bunuh dalam hidupku al :

1) Percabulan, kecemaran, hawa nafsu/ Jika aku berhasil membunuh hawa nafsu untuk mencabuli orang lain, nicaya kehidupanku akan tenang, damai, langgeng sama istri tercinta, keluarga akan bersukacita. Aku berharap Tuhan memberiku iman untuk melawan hawa nafsu percabulan.

2) Penyembahan berhala, Sihir./ Tuhan adalah kekuatan setiap manusia, Tuhan itu percemburu, hanya Dia yang ingin dan patut di puji dan disembah. Aku berharap dapat membunuh jiwaku yang ingin menyembah berhala lain apakah itu : uang, jabatan, harta, kekayaan dan kedudukan. Sehingga aku tak perlu korupsi jika pendapatanku kecil, sebab yang Tuhan inginkan adalah mencukupkan diri dan bersyukur.

3) Perseteruan dan Perselisihan./ Aku juga ingin membunuh hasrat untuk berseteru dengan orang lain, tak perlu ngotot. Mengalah untuk menang itu baik, terutama kepada istriku tercinta, jika ada perselisihan di antara kami, kucoba mengalah, karna itu yang terbaik. Aku ingin membunuh jiwa-jiwa yang menggelorakan perselisihan karna berdamai itu indah. Damai akan membawa ketenangan, damai akan membawa sukacita. Jiwa-jiwa yang berseteru akan memerdekakan iblis-iblis yang bergentayangan.

4) Iri hati. / Aku ingin membunuh iri hati di dalam diriku, sebab iri hati mendatangkan kecemburuan, aku akan bersyukur dengan apa yang aku punya, aku tak harus iri jika aku tak beristirikan miss universe, aku tak harus iri jika tak menjadi konglomerat, aku tak harus iri jika tak berkuasa seperti mereka-mereka yang duduk di singgasana, dan aku tak harus iri hati jika tetanggaku punya ini.... dan itu....

5) Amarah./ Rasa amarah yang mengguncang jiwaku tak luput dari daftar yang akan kubunuh. Rasa marah inilah yang membuat dunia ini perang, rasa marah membuat yg lain membunuh sesama anak manusia. rasa marah melukai kasih antara suami dan istri, anak dan orang tua, sesama keluarga. Hidup yang dipenuhi rasa marah akan membawa ke arah kebinasaan. Akan kubunuh amarah dalam hatiku tuk ciptakan dunia yang damai sejahtera.

6) Kepentingan diri sendiri./ Saling membantulah di antara kita, tak putus asa aku berharap agar aku dapat membunuh hati yang mementingkan diri sendiri. mengutamakan kepentingan orang lain akan membawa dunia yang lebih baik. perbuatlah kepada orang lain seperti apa yang kita harapkan diperbuat orang kepada kita, niscaya akan saling memberi dan saling mengutamakan orang lain. Membunuh kepentingan diri sendiri akan membawa kita saling menolong satu dengan yang lain.

7) Percideraan./ Aku juga ingin membunuh setiap kata-kata yang dapat menciderai orang lain. Sebab akar permasalahan selalu berawal dari kata-kata yang menciderai orang lain. Setiap kata yang keluar dari mulut bau ku kucoba filter dengan doa agar aku diberi hikmat kebijaksanaan.

8) Roh pemecah./ Di dalam jiwaku selalu melayang roh pemecah, si iblis mengitari roh ku setiap saat, dia mengintip segala kelemahanku. Hanya dengan doa roh pemecah dapat kubunuh.

9) Kedengkian./ Semoga hatiku hati yang iklas, hati yang tulus, hati yang memberi bukan hati yang selalu ingin meminta, sehingga aku dapat membunuh kedengkian hati.

11) Kemabukan./ Rasanya aku tak mau hidup dalam kemabukan, sebab itu mendatangkan malapetaka, kemabukan akan membuat lupa diri. aku tidak mau mabuk harta, aku tak mau mabuk segala minuman yang memabukkan, karna itu menghancurkan diriku. Aku ingin membunuh rasa yang memabukkan dalam diriku.

12) Pesta Pora./ Pesta pora mendatangkan kesombongan, kesombongan akan menciderai sesama anak manusia. Kan Kujauhi hidup yang berlimpah, agar aku tak menyakiti sesama anak manusia. Aku mau bunuh jiwaku yang ingin berpesta pora, karna itu tidak sehat bagi jiwa dan ragaku.

Jika aku telah berhasil membunuh daftar-daftar diatas, niscaya dunia akan dipenuhi : Kasih, Sukacita, Damai Sejahtera, Kesabaran, Kemurahan, Kebaikan, Kesetiaan, Kelemahlembutahan, dan Penguasaan diri.

Terinspirasi dari Betapa banyaknya bencana yang datang sekarang di Indonesia! semoga menghibur yang terkena bencana.

Chaling...pengen berubah....

“Marah” Dapat Membunuh Anda!


Marah sekarang ini sangat mudah anda temukan di mana-mana, karena masalah kecil saja seseorang bisa tepancing marahnya. Walau marah itu kadang-kadang diperlukan, tapi marah yang berkepanjangan, terus menerus, apalagi dengan intensitas berlebihan, ada yang mengumpamakan seperti darah yang mendidih, sangat berbahya untuk diri anda. Marah seperti ini dapat membuat anda sakit, dan bahkan mebunuh anda.
Sebagai contoh, beberapa minggu lalu saya punya seorang pasien yang mengeluh sakit dada yang sangat khas untuk penyakit jantung koroner. Wajah pasien, disamping mencerminkan nyeri dada yang dirasakannya, pasien juga saya lihat sangat emosional, penuh amarah. Dari anamnesis keluarga, sebelum serangan jantung pasien juga marah-marah di rumah, apa yang menjadi alasan amarahnya juga tidak jelas.
Semula, setelah dirawat di ruang perawatan intensif, pasien sudah menunjukkan perbaikan, namun beberapa jam kemudian pasien menurut perawat jaga seperti marah-marah lagi, tidak berapa lama setelah itu pasien tiba-tiba mengalami apnoe dan meninggal.
Okelah, banyak teori berkaitan hubungan marah dengan beberapa penyakit dan serangan jantung, tapi, sebenarnya yang lebih menarik adalah, “kenapa anda harus marah? “
Marah bukan disebabkan sesuatu yang terjadi pada diri anda, bukan karena orang lain menyakiti, usil kepada anda. Marah sebenarnya lebih banyak terjadi karena anda mengharapkan, mengiginkan sesuatu, tapi kenyataannya berbeda? Contoh sederhana adalah, barangkali anda mengharapkan cuaca hari ini cerah, karena mau pergi ke luar, tapi kenyataannya malah hujan atau panas terik, karenanya anda merasa terganggu, anda lalu marah. Anda mengharapkan IP anak anda harus tinggi, kenyataanya tidak, anda kemudian marah. SBY juga marah kepada Nazarudin bukan masalah korupsinya, yang menggerogoti uang Negara, banyak koruptor lain yang jauh lebih besar dari itu. Barangkali beliau marah karena mengharapkan Nazaruddin tidak berkicau seperti itu.
Marah juga sering dipicu karena anda menganggap diri anda lebih penting dari orang lain. Karena anda seorang pejabat, orang kaya, orang hebat, merasa jagoan misalnya, Anda mengharapkan orang lain harus menghormati, memberikan prioritas kepada anda, kenyataanya tidak. Misalnya di jalan raya, ketika anda ingin menyalib mobil yang ada di depan anda, anda mengharapkan sopirnya akan mengalah, memberikan prioritas kepada anda. Anda menginginkan orang lain dapat memahami anda.
Marah juga sering timbul karena menganggap diri anda selalu benar, orang lain salah. Ketika sebuah motor atau mobil tiba-tiba hampir menyerempet anda, perasaan dongkol, marah itu pasti muncul, anda pasti menyalahkan mereka, padahal bisa saja anda yang salah.
Mereka yang perfeksionis, yang menuntut sesuatu harus sempurna juga acap kali marah. Ketika jadwal penerbangan sedikit tertunda, mereka akan menggerutu, mencak-mencak. Ketika cucian oleh pembantu sedikit masih ada nodanya, atau sterika baju yang kurang rapi, orang yang perfeksionis akan marah.
Jadi, seperti cerita pasien di atas, marah dapat membunuh anda, karenanya jadilah orang yang tidak terlalu banyak berharap, menuntut. Kemurahan, kerendahan hati, sikap menerima, InsyaAllah dapat membantu anda……..”Saya tidak akan mengizinkan diri saya menjadi marah karena anda, yang rugi, pasti diri saya sendiri”…bukankah begitu?..

Sembilan Cara Menjadi Seorang Pemimpin Yang Disegani


Segani
Tiap perusahaan sangat membutuhkan seorang pemimpin yang cakap dan memiliki keterampilan yang kuat.
Berikut saran bagaimana menjadi seorang pemimpin dalam organisasi yang Anda kelola dan bagaimana membuat diri Anda menjadi semakin berharga.
1. Beritahu Pengawas Saat Bawahan Melakukan Pekerjaannya Dengan Baik
Jika seseorang melakukan pekerjaan yang luar biasa, beritahu pengawas mereka. Acapkali komunikasi dengan bertatap muka langsung hasilnya baik, bahkan sebuah e-mail pun bisa efektif. Beritahukan pengawas tepat apakah yang dilakukan oleh bawahan sudah maksimal atau jauh di atas standar normal. Hal ini akan berpengaruh terhadap peningkatan status karyawan di tempat kerja dan seringkali demikian, dan karyawan pada akhirnya akan menyadari siapa yang memberikan penghargaan dan rekomendasi tersebut.
2. Bersedia dan Bersemangat Untuk Bekerja Sama Dengan Tim
Saya dulu seorang penyendiri dan cenderung menghindari pekerjaan yang melibatkan tim kerja. Meski akhirnya saya menyadari bahwa bekerja dalam tim merupakan satu-satunya kesempatan terbaik untuk membangun hubungan yang kuat dengan orang-orang di sekitar Anda. Semakin banyak Anda berpartisipasi dalam tim maka akan makin banyak yang akan melihat Anda sebagai seorang dapat diandalkan dan dipercaya.
3. Ambil Bagian Dalam Tim — Namun Jangan Menjadi Diktator
Pendekatan saya sangat sederhana. Jika saya adalah bagian dari tim yang baru terbentuk, saya akan segera menentukan langkah dan menyusun rencana, kemudian mengirimkannya kepada yang lain untuk dipertimbangkan. Kecuali jika seseorang merobeknya, umumnya kurang lebih ini akan menjadi rencana dan aku akan menjadi pemimpin kelompok yang diakui.
Anda biasanya berbicara bagi mereka yang malu bersuara atau mengungkapkan gagasan, dan mereka merasa senang Anda melakukannya apabila Anda tidak memaksa tentang hal itu. Biasanya saya akan melakukan sesuatu seperti mengemukakan sebuah rencana kasar dan mengatakan kepada mereka, "Ini ide saya untuk bagaimana kita menangani hal ini. Bagaimana menurut kalian semua?"
4.Turut Merayakan Pencapaian dan Prestasi Kerja Bawahan
Seorang yang dulu pernah bekerja dengan saya memiliki kalender di mana ia menyimpan hari ulang tahun teman-temannya dan dua jenis produk favorit mereka dari mesin penjual otomatis. Pada hari ulang tahun temannya, ia pergi ke mesin tersebut dan memasukkan $ 2 ke dalamnya, lalu menyerahkan kepada temannya sekaleng soda dan sebungkus camilan yang merupakan dua produk favorit sang teman dan berkata dengan senyum yang lebar, "Selamat ulang tahun!".
Ini adalah hal kecil, namun memiliki makna yang dalam dan sangat bijaksana. Tidak heran jika ia sangat disukai oleh teman-teman dalam kelompoknya dan seringkali pendapatnya didengar dan dihormati setiap kali ia punya ide atau rencana. Juga tidak mengherankan, dia melakukannya dengan sangat baik dalam kehidupannya sekarang.
Luangkan waktu dua menit untuk mengenali apa yang telah dicapai dan yang menjadi sorotan hidup orang lain. Jika bisa, perhatikan dan telusuri pengalaman mereka. Cari cara untuk membuat semua orang tersenyum. Lakukanlah hal ini dan Anda akan selalu menang.
5. Menyelesaikan Masalah Hingga Tuntas
Jika Anda menemukan sebuah masalah yang dapat dengan mudah Anda pecahkan, makan pecahkanlah. Jangan khawatir dengan konotasi politik atau sesuatu seperti itu. Jika seseorang datang kepada Anda dengan sebuah masalah dan Anda merasa mampu menyelesaikannya tanpa upaya yang terlalu banyak, maka selesaikanlah masalah itu hingga tuntas.
Semakin sering Anda menyelesaikan masalah-masalah yang ada, semakin banyak orang melihat Anda sebagai sumber jawaban atas penyelesaian masalah dan mereka akan semakin mendengarkan nasihat Anda atau apapun yang Anda katakan.
6. Mintalah Bantuan
Terkadang ada saatnya Anda membutuhkan bantuan. Beberapa orang takut untuk menunjukkan kelemahan dan menghindari meminta bantuan kecuali bila benar-benar penting. Hal ini tidak masuk akal dan tidak akan efisien. Apabila ada unsur-unsur tertentu yang dapat dilakukan orang lain jauh lebih mudah daripada yang Anda bisa, mintalah bantuan kepada mereka (kecuali, tentu saja, itu akan menambah pekerjaan bagi mereka). Jika Anda telah secara konsisten membantu orang lain, dengan sendirinya mereka akan membantu Anda.
7. Buat Acara yang Melibatkan Karyawan
Jadilah orang yang bisa merangkul kelompoknya untuk makan siang bersama. Libatkan diri Anda dalam pekerjaan perencanaan pesta kantor - atau bahkan menjadi ketua. Rencanakan pesta bagi orang-orang yang akan segera meninggalkan kantor. Ini bukan berarti Anda harus melakukan semuanya sendiri, tapi kembangkanlah rencana Anda sendiri. Orang-orang akan melihat Anda sebagai orang yang mengambil alih tanggung jawab - dan peristiwa semacam itu mudah untuk menarik orang lain untuk bekerja sama.
8. Kemukakan Saran Yang Berguna
Dalam dunia yang sibuk, sangat mudah untuk berkata, "kelihatannya bagus!" ketika seseorang menginginkan umpan balik atas sesuatu. Sebaliknya, cobalah renungkan selama 10 menit dan kemukakan tiga hal yang dapat menunjang perbaikan. Sebelum Anda mengungkapkan saran, dahulukanlah dengan pujian, kemudian kemukakan tiga saran Anda dengan jelas dan sepositif mungkin, dan akhiri dengan mengatakan sesuatu seperti keinginan untuk mengubah sesuatu yang sangat baik menjadi sesuatu yang benar-benar hebat.
Jika saran Anda benar-benar bermanfaat, mereka akan kembali melihat Anda sebagai seseorang yang bisa diandalkan meski pada situasi yang sulit sekalipun.
9. Katakan Sejujurnya — Jangan Memilah-milah Kata
Ketika Anda diminta untuk mengeluarkan pendapat, katakanlah dengan jujur, jangan memilah milah kata. Pendapat Anda yang jujur jauh lebih berharga daripada berpura-pura setuju — bahkan jika hal itu buruk, Anda tidak seharusnya merasa tersinggung. Biasanya saya berusaha semampunya memuji, tetapi jika ada masalah serius dengan apa yang saya lihat, saya akan mengatakannya. Jika tidak mengatakan maka akan menyakiti rekan kerja (karena mereka menyajikan pendapat yang miskin) namun dari sudut asosiasi, akan menyakiti Anda (karena Anda mengatakan kepada mereka pendapat yang miskin ini baik ketika akhirnya ibarat melemparkan telur ke wajah mereka).
Hal-hal kecil ini, bila dilakukan se-tiap hari maka akan membuat Anda secara tidak langsung menjadi orang yang sangat dibutuhkan di tempat kerja, dan sebagai pribadi,  orang-orang akan melihat Anda sebagai sosok seorang pemimpin.

chaling...dari berbagai sumber 

Selasa, 18 Maret 2014

Pentingnya Mengetahui Hukum Memuliakan Tamu

Pentingnya Mengetahui Hukum Memuliakan Tamu
Mari kita belajar memuliakan tamu kita karena sesungguhnya, Memuliakan tamu merupakan perintah Allah dan Rasul-Nya. Maka wajib bagi kita untuk menghormati dan memuliakannya, karena itu merupakan akhlak yang mulia yang telah diajarkan oleh Rosululloh SAW. Hal ini sebagaimana dijelaskan dalam kisah Ibrahim ‘Alaihissalam yang menghormati tamunya dengan jamuan yang terbaik.
Allah Ta’ala berfirman :
“Sudahkah sampai kepadamu (Muhammad), cerita tamu Ibrahim (malaikat-malaikat) yang dimuliakan,(Ingatlah), ketika mereka masuk ke tempatnya, lalu mengucapkan: ‘Salaman’, Ibrahim menjawab: ‘salamun, (kamu) adalah orang-orang yang tidak dikenal’Maka dia pergi dengan diam-diam menemui keluarganya, kemudian dibawanya daging anak sapi gemuk (yang dibakar)”lalu dihidangkannya kepada mereka. Ibrahim berkata: ‘Silahkan kamu makan’.”(Tetapi mereka tidak mau makan), karena itu Ibrahim merasa takut kepada mereka. Mereka berkata: ‘Janganlah kamu takut’, dan mereka memberi khabar gembira kepadanya, dengan (kelahiran) seorang anak yang alim (Ishak).Kemudian istrinya datang berteriak (tercengang), lalu menepuk mukanya sendiri, seraya berkata: ‘(Aku adalah) seorang perempuan tua yang mandul’”Mereka berkata: ‘Demikianlah Rabb-mu menfirmankan’. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Bijaksana, lagi Maha Mengetahui.”
(QS Adz-Dzariyat: 24 s/d30)
Sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam :
مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلأخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ
“Barang siapa yang beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya.”
(HR. Bukhari)
Begitupula dalam hadits-hadits yang shahih pun dijelaskan bahwa Rasulullah Shallallaahu’alaihi Wasallam memerintahkan kepada kita yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dan beriman akan adanya hari akhir untuk memuliakan tamu. Dari Abu Hurairah radhiyallahu’anhu, Nabi Shallallaahu’alaihi Wasallam bersabda: “Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah memuliakan tamunya” (Muttafaq ‘alaih) karena sesungguhnya tamu itu ketika datang membawa rezekinya sendiri sewaktu pulang membawa pergi membawa dosa tuan rumah. Perhatikanlah keistimewaan yang akan kita peroleh karena tamu.
Dan sesungguhnya tamu itu tidak sedikitpun makan milikmu, semua yang ia makan telah termaktub untuknya. Apa yang telah ditentukan untuknya akan ia makan. Karena sesungguhnya sekecil apapun makanan itu telah tertulis nama orang yang akan memakannya. Dan apabila makanan yang tidak ada nama orang yang berhak memakannya walaupun sudah didalam perut maka akan keluar kembali.Demikianlah artikel kami tentang Hukum Memuliakan Tamu semoga bermanfaat untuk anda sekalian dan bisa menambah wawasan kita bersama. Jangan lupa baca juga artikel-artikel manarik lainnya seperti nama bayi perempuan islami atau artikel manarik lainnya dapat dibaca disini dikategori yang lainnya, terimakasih sudah berkunjung disini semoga bermanfaat.
Rekomendasi : pengumpulhikmah

Senin, 17 Maret 2014

CARA MEMPERCANTIK BLOG MENAMBAH INDAH TAMPILAN TEMPLATE

Cara Mempercantik Blog Menambah Indah Tampilan Template ~ Setiap blogger sudah pasti ingin merrubah blog kesayangan dengan cara mempercantik blog agar tampilan blog menjadi lebih indah, keren, bagus bukan ? Seperti yang kita ketahui blog yang menarik juga akan menambah trafik pengunjung untuk lebih bertahan lama - lama untuk mengunjunginya dibandingkan dengan blog yang penampilannya semrawut. Menarik di sini diartikan bahwa penampilan blog indah, keren dan cantik. Memang dibutuhkan suatu keahlian ataupun jiwa seni untuk dapat menata agar blog kita memiliki penampilan unik tersendiri. Tetapi bagi yang tidak memiliki jiwa seni tinggi dapat juga memiliki blog cantik jika memiliki tingkat keperdulian dan cinta terhadap blognya sehingga dapat menata blognya agar berpenampilan lebih menarik.

Untuk itu saya akan berbagi sedikit tips yang saya ketahui tentang cara mempercantik blog agar memiliki penampilan lebih menarik seperti pada umumnya.

Cara mempercantik blog di blogspot

1. Pilihlah template yang sesuai dengan selera dan tema blog anda, dan pilihlah yang paling anda sukai agar tidak  sering terjadi penggantian template karena akan memperburuk citra blog anda dimata search engine. Sebagai bahan pertimbangan sobat blogger dapat mencari jenis template dengan mengunjungi situs situs penyedia template tersebut antara lain : mastemplate.com, btemplates.com, http://www.deluxetemplates.net.
Bacalah artikel cara mengganti template blog untuk membantu anda untuk merubah tampilan blog anda.

2. Tambahkan catatan kaki blog, selain untuk memberikan informasi maupun pemberitahuan lainnya catatan kaki juga akan menambah keunikan tersendiri pada blog anda. Silahkan baca artikel cara membuat catatan kaki pada blog

3. Gunakan menu scroll untuk mempersingkat suatu daftar yang panjang agar menjadi lebih simple sehingga dapat menghemat tempat blog anda, sehingga blog anda menjadi lebih rapi dan tentunya dapat mempercantik penampilan blog juga.

4. Gunakan widget untuk mempercantik blog, saudara bisa menambahkan beberapa widget, misalnya saja widget jam, kalender , pageview. Pelajari cara memasang widget di blog untuk membantu anda jika saudara belum tahu caranya.

5. Facebook fanspage juga dapat menambah indah penampilan blog anda, silahkan anda tambahkan pada blog sobat.

Cara mempercantik tampilan blog

6. Gunakan template berlatar belakang yang tidak menyilaukan mata, selain menambah indah blog juga tidak akan membuat blog berjalan dengan berat. Pelajari juga cara mengganti background blog untuk membantu anda mempermudah menggantinya.

7. Pasanglah iklan seperlunya saja jangan terlalu banyak agar tidak memenuhi layar hingga tidak dapat memperindah tampilan blog, selain mempercantik blog juga akan menambah penghasilan untuk anda.

8. Gunakan menu drop down untuk mempermudah navigasi agar pengunjung lebih mudah memilih artikel yang akan dibacanya.

9, Tambahkanlah breadcrumb untuk membantu navigasi dan menambah cantik blog anda. Pelajarilah di artikel cara membuat breadcrumb untuk membantu anda mempermudah memasangnya.

10. Jika berkenan pasanglah tulisan berjalan sebagai pemanis blog dalam bentuk berita sekilas artikel anda.

11. Buat auto read more untuk template anda, selain membantu loading juga menpercantik blog anda.

Demikianlah cara mempercantik blog menambah indah tampilan template, masih banyak yang dapat anda lakukan untuk memperindah blog anda , tidak ada batasan yang pasti untuk anda berkreasi mempercantik tampilan blog saudara, semua itu tergantung dengan keinginan dan kreatifitas dari anda sendiri. Semoga apa yang tertulis di atas dapat memberikan sedikit pengetahuan kepada anda, salam blogger.

Hidup Yang Dibimbing Allah

…… Dan siapakah yang lebih sesat daripada orang yang mengikuti keinginannya tanpa mendapat petunjuk dari Allah sedikit pun? Sungguh, Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang zalim. (Al-Qashash: 50)
Misalkan kita hendak memasuki sebuah hutan rimba yang belum kita kenal tempatnya, tentu akan lebih mudah bila kita didampingi seorang pemandu. Yang akan memberi tahu mana jalan yang baik untuk dilalui, mana yang tidak. Apa saja bekal perjalanan yang hendaknya dibawa, dan bagaimana cara mengatasi berbagai kendala selama perjalanan.
Tetapi bisa juga kita memasuki hutan yang tidak dikenal itu, dengan kemampuan yang kita miliki. Kita tidak membutuhkan pemandu, karena percaya akan keahlian kita dalam menghadapi berbagai masalah diperjalanan. Namun, tentu saja cara ini akan lebih susah untuk dilakoni. Banyak energi yang terbuang secara sia-sia, dan belum lagi bahaya tersesat senantiasa membayangi.    
Begitu juga dengan hidup ini, saat masalah datang menerpa. Bila kita mengandalkan kemampuan yang kita miliki, entah itu berupa kepandaian, harta, atau kekuasaan yang kita punya, tapi tanpa petunjuk dari Allah, kesesatanlah yang nantinya akan kita temui.  
Saudaraku, memperoleh petunjuk dari Allah adalah sebuah anugerah yang tak terhingga dalam hidup ini. Sebuah masalah, seberapa pun sukarnya ia, akan menjadi mudah saat ‘tangan-tangan’ Allah memandunya. Karenanya, jangan pernah menyandarkan segala solusi masalah, hanya berlandaskan pada kemampuan yang ada dalam diri kita, sembari melupakan Allah yang menggenggam jiwa ini.  
Manusia memang dikarunia berbagai kemampuan yang dapat dipergunakannya untuk mengatasi masalah. Tetapi, bila kemampuan-kemampuan itu tidak mendapat pengayoman dari cahaya Allah, maka kelak kita akan tersesat oleh ilusi kebenaran yang diciptakannya. Sebagaimana yang Allah nyatakan di surat Al-Qashash ayat 50.      
Jadi, carilah bimbingan dari Allah di setiap detik hidup ini. Raihlah petunjuk-Nya, ketika masalah datang menerpa. Ketuklah pintu ridho-Nya, agar nur ilahi selalu menerangi langkah-langkah kita.

Kekuatan Sabar


Sehingga, orang-orang yang bertakwa (bertanggung jawab) tidak me­ngenal atau memiliki kosa kata ’’cengeng". Karena makna dari sabar itu sendiri bermuatan kekuatan bukan kecengengan. Orang yang sabar itu bagaikan batu karang yang tidak pernah bergeming walau ditimpa ombak samudra. Mereka tidak memiliki rasa gentar apalagi surut dari perjalanannya untuk menempuh jalan yang sudah mereka yakini. Allah berfirman, "Bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar."(al-Ahqaaf: 35)

"Jika kamu bersabar dan bertakwa, maka sesungguhnya yang demikian itu termasuk urusan yangpatut diutamakan." (Ali Imran: 186)

"Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka sedikitpun tidak mendatangkan kemudharatan kepadamu." (Ali Imran: 120)

"Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan." (Huud: 115)

Rasa tanggung jawab untuk melaksanakan amanah yang kelak akan ber­buahkan sikap islah, tidak akan terwujud kecuali didasari oleh kualitas sabar. Pasalnya, hidup cenderung untuk menyimpang (deviasi) karena banyaknya pilihan yang dapat mengalihkan perhatian dari harapan atau tujuan semula. Kualitas sabar mendorong seseorang menjadi kuat, bahkan dapat mengalahkan orang-orang yang tidak memiliki sikap kesabaran, sebagaimana firman-Nya,

"Jika ada dua puluh orang-yang sabar di antara kamu, niscaya mereka dapat mengalahkan dua ratus orang musuh."(al-Anfaal: 65)

Daniel Goleman telah mengulas masalah emotional intelligence secara panjang lebar dan menjadi trend dari wacana baru psikolog abad ini. Menurut­nya, orang-orang yang berhasil, bukan ditentukan oleh kecerdasannya secara akademik dengan IQ yang tinggi. Tetapi, mereka yang memiliki kecerdasan emosional yang mampu mengendalikan diri dan tabah melaksanakan tugas- tugasnya. Berapa banyak orang yang ber-IQ tinggi justru menjadi anak buah dari para CEO (Chief Executive Officer) yang kecerdasannya rata-rata tetapi mempunyai kecerdasan emosional yang tinggi. Seringkali kita saksikan di dalam Al-Qur’an, kata sabar berkaitan dengan kata takwa, jihad, dan ujian sebagaimana firman-Nya,

"Padahal belum nyata bagi Allah orang-orangyang berjihad di antaramu, dan belum nyata orang-orang yang sabar." (Ali Imran: 142)

"Sesungguhnya barangsiapayang bertakwa dan bersabar, maka sesung­guhnya Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat baik." (Yusuf: 90)

Salah satu mahkota sabar adalah sikap memaafkan. Keberanian untuk selalu berpihak pada ’’salam" sebagaimana yang diucapkan setiap mengakhiri shalat (yang pada dasamya merupakan awai dari aktualisasi shalat). Orang yang memberi maaf adalah orang yang kuat, kaya batin, dan beijiwa lapang. Karena­nya, ia mendapatkan balasan (rewards) yang sangat dimuliakan di sisi-Nya. Itulah sebabnya Allah berfirman,

"Tetapi orangyang bersabar dan memaafkan, sesungguhnya (perbuatan) yang demikian itu termasuk hal-hal yang diutamakan." (asy-Syuura: 43)

"Hai orang-orangyang beriman, jadikanlah sabar dan shalat sebagai penolongmu. Sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar." (al- Baqarah: 153)

"Sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orangyang sabar dengan pahalayanglebih baik dari apayangmereka kerjakan." (an-Nabl: 96)

"Jika kamu bersabar dan bertakwa, niscaya tipu daya mereka tidkakan mendatangkan kemudharatan bagimu."(Ai Imran: 120,186)

Di dalam nilai-nilai sabar itu, tampak sikapnya yang paling dominan antara lain sikap percaya diri (self confidence), optimis, mampu menahan beban ujian, dan terus berusaha sekuat tenaga (mujahadah). Mereka sangat yakin akan janji Allah yang berfirman,

"Merekayang berusaha sekuat tenaga di jalan-Nya, niscaya mereka akan diberikan petunjuk dari berbagai jalan Kami." (al-Ankabuut: 69)

Mereka berani mengambil risiko atas tindakannya. Dalam pengambilan risikonya tersebut, tentu saja bukan perbuatan nekad ban bertindak tanpa perhitungan. Tetapi, melakukan antisipasi dan memperhitungkan apa yang akan terjadi dengan tindakannya itu, atau kita sebut saja sebagai risiko yang diperhitungkan (calculated risk).

Karena itu, mereka yang cerdas secara ruhaniah tidak bersifat ’’pasif reaktif ’, melainkan proaktif. Bahkan, sangat kreatif dalam mencari jalan, metode, atau yang dikenal dalam istilah agama dengan kata wasilah,



"Hai orangyang beriman, bertakwalah kamu kepada Allah dan carilah wasilah (jalan) kepada-Nya dan berjihadlah pada jalan-Nya supaya kamu mendapat keberuntungan." (al-Maa’idah: 35 )

Iman menuntut tanggung jawab dan menumbuhkan imajinasi kreatif untuk selalu mencari jalan (wasilah) menggapai ridha Allah, dengan menyala­kan api kesungguhan di atas jalan-Nya (jihad). Inilah tujuan dari kecerdasan ruhaniah yang dijanjikan kemenangan ganda dari Allah SWT.

Waspadai Fatamorgana Dunia

“Hai manusia, bertakwalah kepada Tuhanmu dan takutilah suatu hari yang (pada hari itu) seorang bapak tidak dapat menolong anaknya dan seorang anak tidak dapat (pula) menolong bapaknya sedikit pun. Sesungguhnya janji Allah adalah benar, maka janganlah sekali-kali kehidupan dunia memperdayakan kamu, dan jangan (pula) penipu (syaitan) memperdayakan kamu dalam (menaati) Allah.” (QS. Luqman [31]: 33)
Kehidupan dunia hanya kesenangan sementara, namun banyak yang tidak selamat pada jebakan itu. Nafsu menjadi pengendali hidupnya, hingga tidak pernah ada kepuasan atas apa yang dimiliki. Semua selalu kurang dalam pandangannya.
Mengapa hanya karena untuk memenuhi kebutuhan dunia, manusia rela mengorbankan waktu, tenaga, fikiran? Seolah-olah dunia adalah segalanya? Penyebabnya karena dunia dianggap penting! Semakin orang menganggap penting suatu perkara, maka semakin besar pula pengorbanan untuk mencapai hal tersebut. Demikian pula dengan kehidupan duniawi, hingga ibadah pun biasa saja, sekadar luput dari kewajiban.
Sebagai contoh, banyak orang menunda panggilan muadzin untuk bersegera melakukan shalat, hanya karena rapat belum selesai. Itu terjadi karena rapat dianggap lebih penting daripada shalat. Betapa sombongnya kita seolah-olah kehidupan ditentukan oleh kita lewat rapat tersebut. Seolah-olah tahu yang akan terjadi, dan semuanya tergantung pada ikhtiar kita. Padahal, segala sesuatu itu terjadi mutlak kehendak Allah yang Maha Menentukan.
Banyak orang yang menggantungkan hidupnya pada ikhtiar, ilmu, tenaga dan kecerdasannya, lupa kepada sang Maha Pemberi Segalanya. Kejayaan dunia, harta dan tahta menjadi tolak ukur kemuliaan dalam hidup. Hatinya telah tertutup dengan silaunya dunia, sebagaimana firman Allah SWT dalam surah al-baqarah [2]: 212): “Kehidupan dunia dijadikan indah dalam pandangan orang-orang kafir, dan mereka memandang hina orang-orang yang beriman. Padahal orang-orang yang bertakwa itu lebih mulia daripada mereka di hari kiamat. Dan Allah memberi rezeki kepada orang-orang yang dikehendaki-Nya tanpa batas.”
Cukuplah Allah segala-galanya bagi kita, Ia Maha Tahu yang terbaik bagi kita. Senantiasa mendekatkan diri kepada Allah yang Maha Kasih dan Sayang. Insya Allah, bagaimanapun banyaknya masalah yang dihadapi namun bagi orang yang hatinya sudah mantap kepada Allah, tidak ada gentar ataupun takut. Allah telah memberikan ketenangan hati padanya dan solusi dari jalan yang tidak disangka-sangka serta dibukakan hikmah dari setiap kejadian. Semoga kita selalu mendekatkan diri kepada-Nya dan menjadi pecinta Allah sejati.

Memohon Petunjuk Allah

Semua orang pasti pernah melakukan kesalahan pada masa lalunya. Ada orang yang terus terlena dengan kesalahan-kesalahan yang ia perbuat dan yang lebih parah, ia tidak menyadari bahwa yang dilakukannya adalah suatu kesalahan.

Ada juga orang yang menyadari bahwa ia telah melakukan kesalahan, namun belum melakukan perbaikan diri dari berbagai alasan. Lalu yang terakhir adalah orang yang menyadari telah melakukan kesalahan dan ia melakukan taubat, lalu melakukan perbaikan diri secara perlahan dan terus menerus.
 
Kalaupun dulu kita akrab dengan perbuatan sia-sia atau malah perbuatan dosa, maka kita termasuk orang yang kurang beruntung. Timbulnya kesadaran dalam diri kita bukan semata-mata disebabkan oleh keadaan atau ketidaksengajaan, tapi hal itu terjadi atas kehendak Allah. "Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus" (QS Al-Baqarah [2]:142).

Oleh karena itu, jangan pernah takut untuk memohon ampunan Allah Swt sebab siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain Allah? Jika kita tidak mengulangi kesalahan yang sama dan berusaha memperbaiki diri, maka sebagai balasannya adalah ampunan dari Allah dan Surga. Wallahu a'lam bish showab

Allah Maha Menjamin Rezeki

Allah; Zat yang Mahapeka terhadap segala kebutuhan, lintasan hati, harapan, dan keinginan hamba-hamba-Nya. Tidak ada yang luput dalam perhitungan Allah. Pasti, Allah telah mengetahui semuanya. Hanya kepada Allahlah bertumpu segala harapan, tempat bagi kita untuk menyempurnakan segala nikmat, menghapuskan seluruh dosa, dan menyembunyikan setiap aib.

Saudaraku, coba kita pikirkan dan merenung; hanya Allahlah, satu-satunya Zat yang menciptakan lambung. Maka itu, Allah sangat mengetahui kebutuhan lambung kita; kapan lapar (membutuhkan makanan). Dialah Allah yang menciptakan rasa lelah, sehingga kita harus istirahat. Maka itu, Allah menganugerahkan rasa kantuk kepada kita. Subhanallah.

Dialah Allah yang menciptakan tubuh kita mengeluarkan keringat dan bau-bauan, sehingga kita membutuhkan mandi. Ini berarti, kita membutuhkan rezeki air. Rasanya, kalau kita tidak berkeringat dan bersih terus, kita tidak akan butuh air untuk mandi.

Dialah Allah yang menciptakan suhu yang dingin sehingga kita membutuhkan rezeki berupa baju penghangat. Dialah Allah yang menciptakan hujan deras dan teriknya matahari sehingga kita membutuhkan rezeki berupa rumah untuk berteduh. Di dalam rumah kita bisa aman dari terpaan panas dan cengkeraman dingin.

Renungkanlah, hanya Allah yang menciptakan manusia dan paling mengetahui semua kebutuhan kita. Oleh sebab itu pula, hanya Allahlah satu-satunya Zat yang mampu mencukupi kebutuhan kita, karena Dialah yang tahu persis semua kebutuhan itu, lebih dari kita sendiri. Hanya Allah jugalah yang membuka segala jalan hingga rezeki itu sampai kepada kita.

Sedangkan rezeki yang lebih mahal dari semua itu adalah rezeki berupa "makanan" untuk rohani kita. Tidak cukup kita punya sandang, pangan, dan papan kalau hati kita tidak tenteram. Tidak cukup kita punya rumah mewah kalau hati ini tidak tenang. Kita butuh rezeki untuk kalbu kita. Kita butuh karunia Allah yang membuat kita bisa menikmati episode apa pun yang terjadi dalam hidup ini. Kita butuh hidayah dan petunjuk jalan, agar jelas tujuan hidup ini.

Pernahkan terpikir oleh kita, jangan-jangan, kita melangkah setiap hari, tetapi tidak tahu tujuan hidup kita. Sungguh disayangkan. Kita telah hidup sekian lama, akan tetapi kita tidak mengerti apa yang kita jalani selama ini. Lucu, bukan?

Oleh sebab itu, kita butuh pembeda (furqan), antara hak dan batil. Kita butuh taufik yang membuat kita bersemangat dalam beribadah, dan ikhlas dalam beramal. Kita butuh hikmah sehingga tersingkap rahasia di balik setiap kejadian yang ada. Kita butuh ketenteraman dari hiruk-pikuk, dari terjadi atau tidak terjadi, atau dari ada dan tiada. Kita butuh rezeki untuk memahami aneka kejadian yang terjadi. Apakah itu? Rezeki berupa mantapnya keyakinan kepada Allah, supaya kita sadar bahwa semua ini milik Allah, bukan milik kita.

Sungguh, kita butuh rezeki berupa keyakinan seperti ini. Mengapa? Kalau kita sudah merasa dunia ini milik kita, kita akan banyak takut kehilangan. Kalau kita merasa dunia ini milik seseorang, kita jadi takut tidak kebagian. Kita butuh keyakinan bahwa segalanya milik Allah.

Semua ini lebih tinggi dari rezeki lahiriah. Apa artinya makanan enak kalau hati enek (mual)? Apa artinya memiliki rumah yang luas, tapi hatinya sempit? Apa artinya diberi uang yang banyak tapi kalbunya miskin? Apa artinya diberi penampilan yang indah tapi hatinya busuk? Kita membutuhkan kedua-duanya. Lalu, siapa yang mampu memenuhi semua kebutuhan kita ini, selain Allah? Tidak ada, bukan?

Anehnya, saat masyarakat kita masih banyak berada di bawah garis kemiskinan, orang lebih sibuk menjadi pelit, dan sulit bersedekah. Padahal, sungguh Allah akan membagikan rezeki kepada siapa pun yang Dia kehendaki, tanpa batas. Artinya, kalau kita butuh rezeki, mintalah kepada Allah. Lihatlah bayi, ketika rasa lapar menghampirinya, ia menangis, dan mendapat rezeki berupa air susu ibu (ASI).

Lain halnya ketika ia beranjak besar dan menjadi anak-anak, "Mama, lapar!."

"Ambil sendiri!" kata Ibunya.

Lho, kok sekarang tidak mempan lagi dengan rengekan, dan tangisan lagi seperti dulu? Mengapa? Allah sudah memberinya ilmu, usia, kekuatan, dan pengalaman supaya dia bertemu dengan jatah rezekinya. Pasti, semua makhluk yang Allah ciptakan sudah memiliki rezeki masing-masing.

Ah, Sahabat! Lihat saja rezeki seekor anak burung elang. Pagi-pagi, ibunya terbang mencari makanan untuk dia dan anak-anaknya. Dengan ketajaman sorot matanya, sebentar saja terbang, sekelebat kemudian menukik, ia menyergap seekor ulat di dahan pohon. Kemudian, ia kembali terbang menuju sarang, menemui anaknya yang memang belum bisa terbang. Maka, bertemulah si anak elang ini dengan rezekinya berupa seekor ulat.

Contoh lainnya, jika kita mengamati rezeki semut. Silakan sembunyikan sepotong kue di dalam laci terkunci, yang tidak diketahui oleh ayah, ibu, dan adik. Jangan kaget kalau tiba-tiba semut mengerumuni kue itu. Mengapa semut bisa tahu letak kue itu? Allahlah yang memberi tahu, melalui syaraf penciumannya yang memang begitu tajam.

Dikisahkan, pada suatu ketika ada seorang ulama yang ingin membuktikan, "Benar tidak sih Allah itu Maha Menjamin Rezeki dan Maha Mencukupi segala kebutuhan?"

"Ya Allah bukan diri ini tidak yakin kepada-Mu, tapi ya Allah saya ingin tahu bagaimana Engkau menjamin rezeki hamba-hamba-Nya. Saya yakin kepadamu, tapi kalau Engkau tunjukkan jaminan-Mu, saya akan lebih yakin lagi kepada-Mu. Sungguh, saya tidak niat meragukan-Mu. Saya akan pergi ke hutan, dan saya ingin membuktikan apakah Engkau masih menjamin rezeki saya di belantara hutan sana," gumamnya di dalam hati.

Dia lalu berjalan menyusuri belantara hutan, ketika telah ada di tengah hutan, ia merasa haus dan perutnya terasa lapar. Ia lalu menahannya. Tidak dikira, jauh di rerimbunan pohon dan semak-semak, terlihat ada sekelompok pendaki gunung yang kalau tidak menghindar, pasti berpapasan dengannya. Bersembunyilah ia ke semak-semak. Baru saja masuk semak-semak, hujan turun dengan derasnya sehingga memaksanya untuk masuk lari ke gua yang tepat ada di bawah tebing, di samping tempat persembunyiannya. Larilah si ulama ini ke sana. Ternyata para pendaki pun berlari mencari perlindungannya ke gua yang sama.

"Wah, gawat nih, kalau begini harus pura-pura pingsan," bisik si ulama.

Maka, pura-pura pingsanlah si ulama itu.

"Wah ada orang pingsan, nih." Para pendaki yang menemukan si ulama yang sedang pingsan di gua sangat kaget, dengan sigap mereka siap-siap memberikan pertolongan.

"Jangan-jangan dia kelaparan, coba periksa mulut dan perutnya".

"Kalau begitu, saya akan menutup mulut," bisiknya dalam hati. Maka, dengan sekuat tenaga si ulama ini berusaha mengatupkan mulutnya.

"Iya nih, mulutnya sampai susah dibuka, mari kita coba buka paksa. Siapkan air dan makanan untuknya," kata para pendaki itu. Maka, dipaksalah si ulama itu untuk bisa minum beberapa teguk air dan mengunyah beberapa potong roti. Allahu Akbar. Sungguh, terlalu bodoh kalau kita ini tidak yakin dengan jaminan Allah.

Nah, sahabat. Adapun jika ingin terjamin rezeki, Allah telah menjanjikannya. "Wamayyatawakkallah fahua hasbu". [Q.S. At Thalaq (65):3].
Barang siapa yang hatinya bulat, tanpa celah, tanpa ada retak, tanpa ada lubang sedikit pun. Bulat, total, penuh, hatinya hanya kepada Allah, akan dicukupi segala kebutuhannya. Subhanallah. Maka, beruntunglah bagi siapa pun yang bersungguh-sungguh dan tujuan hidupnya hanya kepada Allah. Hanya Allahlah tujuan dari segalanya. Hanya Allahlah penjamin rezeki setiap hamba-Nya.. chaling....